JAKARTA – ST Burhanuddin melantik Sila Haholongan Pulungan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu, 29 April 2026. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
Pengangkatan Sila Pulungan tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026. Ia sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung. Di Sulawesi Selatan, Sila menggantikan Didik Farkhan Alisyahdi yang mendapat penugasan baru di pusat.
Didik dipromosikan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus) di Kejaksaan Agung. Penempatan ini memperpanjang rekam jejaknya di bidang penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus.
Dalam sambutannya, Burhanuddin mengatakan mutasi dan promosi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk memperkuat kelembagaan sekaligus penyegaran personel. Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan mempercepat kinerja.
“Penegakan hukum harus tajam ke atas, namun tetap humanis ke bawah. Pastikan kehadiran jaksa memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Burhanuddin.
Ia juga menekankan pentingnya pengawalan proyek strategis nasional di daerah serta menjaga integritas aparatur. Menurut dia, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum harus dijaga melalui kerja profesional dan akuntabel.
Secara terpisah, jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Didik Farkhan Alisyahdi atas kepemimpinannya. Selama menjabat, Kejati Sulsel mencatat sejumlah capaian, baik dalam penanganan perkara maupun peningkatan layanan publik.
Kedatangan Sila Pulungan disambut sebagai bagian dari upaya melanjutkan dan meningkatkan kinerja institusi. Ia memiliki pengalaman di tingkat nasional dan internasional, antara lain sebagai atase kejaksaan di Bangkok serta Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.
Pergantian pimpinan ini diharapkan memperkuat peran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.