SUNGGUMINASA — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Sungguminasa, Gunawan, turun langsung memberikan arahan kepada warga binaan pemasyarakatan atau WBP di lapangan dalam lapas, Sabtu, 16 Mei 2026. Ia meminta seluruh warga binaan mematuhi aturan demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Arahan itu merupakan tindak lanjut rapat internal petugas yang digelar pada 12 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, jajaran lapas membahas penyatuan visi, penguatan komitmen, serta penegasan kembali penerapan tata tertib di Lapas Narkotika Sungguminasa.
Di hadapan warga binaan, Gunawan menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan menjadi syarat utama agar proses pembinaan berjalan baik. Menurut dia, pelanggaran sekecil apa pun berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
“Semua aturan yang ada di dalam lapas ini dibuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Gunawan dalam arahannya.
Ia mengatakan aturan tidak hanya mengikat warga binaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi petugas dalam menjalankan tugas. Karena itu, kata dia, seluruh penghuni lapas perlu memiliki pemahaman dan komitmen yang sama untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam sosialisasi tersebut, Gunawan juga menjelaskan konsekuensi terhadap setiap pelanggaran tata tertib. Penjelasan itu diberikan sebagai bagian dari upaya edukasi agar warga binaan memahami pentingnya disiplin selama menjalani masa pembinaan.
Menurut Gunawan, penguatan aturan dasar perlu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia berharap kesamaan pemahaman antara petugas dan warga binaan dapat mendukung program pembinaan berjalan lebih optimal.
Kegiatan itu diikuti warga binaan secara tertib. Pihak lapas menyebut pendekatan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih baik antara petugas dan warga binaan.
Menutup arahannya, Gunawan kembali mengajak seluruh warga binaan menjaga situasi lapas tetap aman dan mengikuti program pembinaan secara disiplin. Ia menilai keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran warga binaan dalam menaati aturan.