MAKASSAR — Yayasan Muslim Mulia Mandiri menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan program Jumat Berkah kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar pada Jumat, sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan rumah tahanan.
Kegiatan bertajuk Menebar Cahaya Iman itu dipusatkan di Blok Emmy Zaelan Rutan Makassar. Selain pembagian Al-Qur’an, yayasan tersebut juga membagikan bantuan sosial kepada warga binaan.
Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Makassar, Djanwar Bakkara, mengatakan bantuan tersebut dinilai mendukung program pembinaan spiritual bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Bantuan Al-Qur’an dan kegiatan Jumat Berkah ini menjadi dukungan positif dalam pembinaan keagamaan warga binaan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, warga binaan semakin termotivasi memperbaiki diri, memperkuat iman, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” kata Djanwar dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, pembinaan di Rutan Makassar tidak hanya difokuskan pada aspek kemandirian, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan pembentukan karakter warga binaan. Karena itu, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga sosial dan keagamaan untuk mendukung program pembinaan.
Program sosial yang melibatkan organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih kondusif sekaligus mendorong proses reintegrasi sosial warga binaan setelah bebas nanti.