Gowa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang bersih dan melayani melalui penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang digelar di selasar lapas tersebut diikuti seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga pegawai fungsional. Penandatanganan komitmen menjadi penanda keseriusan institusi dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Langkah ini sekaligus menjadi fondasi awal penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Lapas Narkotika Sungguminasa. Melalui pembangunan Zona Integritas, lembaga pemasyarakatan tersebut berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa Gunawan menegaskan, pencanangan dan penandatanganan komitmen bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal kerja panjang selama satu tahun ke depan dalam mempersiapkan diri menuju predikat WBK dan WBBM.
“Dari sinilah kita memulai langkah dan kerja kita selama satu tahun ke depan, terutama dalam melaksanakan seluruh persiapan menuju WBK dan WBBM,” ujar Gunawan.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan Zona Integritas bukanlah hal baru bagi Lapas Narkotika Sungguminasa. Karena itu, seluruh pegawai diminta bekerja secara konsisten dan berkelanjutan, bukan hanya saat menjelang penilaian.
“Jangan sampai tiba masa tiba akal. Integritas harus menjadi budaya kerja sehari-hari, bukan kegiatan musiman,” kata Gunawan.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) Zona Integritas yang bertugas menyusun rencana kerja, melakukan pemantauan, serta memastikan seluruh indikator pembangunan ZI terlaksana secara optimal.
Melalui komitmen bersama ini, Lapas Narkotika Sungguminasa menegaskan tekad untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, dan memperkuat integritas aparatur demi terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani. (Eka)