PANGKEP– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep menggelar pemeriksaan kesehatan rutin yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) bagi warga binaan, Kamis (5/2). Kegiatan berlangsung di Aula Ngusman Rutan Pangkep dengan melibatkan tim kesehatan rutan bersama peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan warga binaan sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya pola hidup sehat dan risiko penyalahgunaan zat adiktif. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup skrining tuberkulosis (TBC), hipertensi, diabetes melitus, serta obesitas.
Proses skrining diawali dengan wawancara mengenai gejala yang dirasakan warga binaan, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik oleh tim kesehatan. Petugas melakukan pengukuran berat badan, pemeriksaan kebersihan kuku, hingga pengukuran tekanan darah sebagai bagian dari pemantauan kesehatan secara menyeluruh.
Selain pemeriksaan kesehatan, warga binaan juga mendapatkan edukasi terkait diabetes melitus, TBC, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), norma-norma kehidupan, serta bahaya penyalahgunaan NAPZA. Materi tersebut diharapkan dapat mendorong kesadaran warga binaan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Kepala Sub Seksi Pelayanan Rutan Pangkep, Djufri, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen pihak rutan dalam memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau.
“Melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan sosialisasi ini, kami berharap warga binaan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta terus menjauhi penyalahgunaan NAPZA demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan kondusif di dalam rutan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, dengan warga binaan mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dan sosialisasi hingga selesai. (Eka)