Maros — Mengawali tahun kerja 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros menggelar briefing awal tahun yang diikuti seluruh jajaran petugas, Senin 5 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi internal untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, serta menegaskan arah kinerja pemasyarakatan sepanjang tahun berjalan.
Briefing tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin awal tahun. Di dalamnya, pimpinan dan jajaran melakukan refleksi atas pelaksanaan tugas sepanjang 2025, sekaligus merumuskan prioritas kerja ke depan. Penegasan terhadap standar operasional, target kinerja, dan nilai profesionalisme menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, menekankan bahwa awal tahun harus dimaknai sebagai momentum pembenahan. Menurut dia, tantangan pemasyarakatan menuntut aparatur yang tidak hanya disiplin, tetapi juga berintegritas dan mampu bekerja secara kolektif.
“Briefing ini menjadi titik awal untuk menyamakan persepsi dan langkah. Setiap petugas harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas, dan patuh pada aturan yang berlaku. Dari situlah kepercayaan publik terhadap institusi dapat dijaga,” ujar Imran.
Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kerja sama antarpersonel. Lingkungan kerja yang aman dan tertib, kata Imran, hanya dapat terwujud jika seluruh unsur di dalam lapas saling mendukung dan terbuka dalam berkoordinasi. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap keberhasilan pembinaan warga binaan.
Melalui briefing awal tahun ini, Lapas Kelas IIB Maros menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas kinerja dan pelayanan. Konsolidasi internal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya tata kelola organisasi yang mengedepankan prinsip PRIMA—Profesional, Responsif, Berintegritas, Modern, dan Akuntabel—sepanjang 2026. (Eka)