Makassar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar memprakirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan akan diguyur hujan pada Jumat, 13 Desember 2025. Pola cuaca basah ini disebut sebagai indikasi peningkatan pembentukan awan hujan akibat dinamika atmosfer yang menguat di wilayah selatan Indonesia.
Dalam laporan resmi yang dirilis pada Kamis, 12 Desember 2025 pukul 14.00 WITA, BMKG menyebut cuaca pagi hari diwarnai kondisi berawan namun dengan potensi hujan ringan hingga sedang di 10 daerah, termasuk Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar, Luwu, Makassar, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Sinjai, dan Takalar.
Memasuki siang hingga sore hari, hampir seluruh wilayah Sulsel diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hanya Parepare yang diperkirakan tetap berawan tanpa potensi hujan.
Pada malam hari, potensi hujan ringan tetap bertahan di sebagian besar kabupaten/kota. Namun sejumlah wilayah seperti Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Maros, Parepare, Sinjai, Soppeng, dan Wajo diprakirakan berada dalam kondisi berawan.
Cuaca dini hari tidak jauh berbeda. Hujan ringan masih berpotensi terjadi di banyak wilayah, kecuali Bantaeng, Bone, Jeneponto, Soppeng, Tana Toraja, dan Toraja Utara yang diprediksi hanya berawan.
BMKG juga merilis gambaran umum kondisi atmosfer besok:
– Suhu udara berada pada kisaran 19–33°C.
– Kelembapan udara berkisar antara 76–100%.
– Arah angin bertiup dari barat daya hingga utara dengan kecepatan 9–30 km/jam.
Peringatan dini cuaca ekstrem: Nihil.
Prakirawan BMKG Makassar menyebut pola hujan merata ini masih berada dalam kategori normal untuk periode Desember yang merupakan puncak awal musim hujan di Sulawesi Selatan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama bagi pengguna transportasi laut, darat, dan udara.
Prakiraan lengkap dapat diakses melalui laman resmi BMKG.