Suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pangkep saat pengajian bersama digelar oleh Aisyiyah Pangkep, Sabtu 26 Juli 2025. Kegiatan keagamaan ini diikuti dengan antusias oleh warga binaan perempuan serta petugas rutan.
Hadir sebagai penceramah, Ustadzah Nur Farida Hamid menyampaikan tausiyah bertema penguatan iman dan semangat perubahan hidup. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan masa tahanan sebagai momentum bertaubat dan memperbaiki diri.
“Di manapun kita berada, lakukan yang terbaik. Allah melihat amal perbuatan, bukan tempat kita berada. Ujian hidup harus dijalani dengan ikhlas karena selalu ada hikmah di baliknya,” tutur Ustadzah Farida dengan penuh empati.
Kepala Rutan Pangkep, Irphan Dwi Sandjojo, mengapresiasi dukungan Aisyiyah dalam memberikan pembinaan rohani bagi warga binaan.
“Pengajian seperti ini sangat membantu warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Aisyiyah Pangkep turut memberikan cendera mata kepada para warga binaan di akhir kegiatan. Momen ini tak hanya menjadi ruang refleksi, tetapi juga pengingat bahwa setiap orang berhak mendapat kesempatan kedua.
Dengan kegiatan seperti ini, Rutan Pangkep berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya membina, tapi juga membangkitkan semangat perubahan. (Eka)