Milad ke-13, GAM Nyatakan Perang: Hutan Malino Bukan Ladang Penjarahan

Desember 31, 2025
1 min read

GOWA — Genderang perlawanan ditabuh keras. Memperingati Milad ke-13, puluhan kader Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) turun langsung ke kawasan hutan Malino, Parigi, Rabu (31/12/2025). Bukan sekadar seremoni, mereka menanam pohon pinus sebagai pernyataan sikap perang terbuka terhadap pembalakan liar.

Aksi ini menjadi tamparan telak bagi para pelaku perusakan hutan yang belakangan kembali merajalela di kawasan pegunungan Malino. GAM menilai pembalakan liar bukan hanya kejahatan lingkungan, tetapi juga kejahatan terhadap rakyat dan merusak ekosistem, mengancam keanekaragaman hayati, serta menghancurkan ruang hidup masyarakat pribumi.

Di bawah komando Panglima Besar GAM yang baru terpilih, Fajar Wasis, aksi tanam pinus ini ditegaskan sebagai langkah awal perjuangan panjang. Bukan retorika, bukan pula simbol kosong.

Formatur Panglima Besar GAM menyatakan, penanaman pohon adalah penanda bahwa kesabaran telah berakhir.

“Ini bukan seremoni. Ini sinyal perlawanan. Genderang sudah ditabuh. GAM akan menjadi momok bagi penguasa zalim dan para perusak hutan,” tegasnya.

GAM menegaskan perjuangan tak berhenti di tanah Malino. Organisasi ini memastikan akan melanjutkan perlawanan melalui jalur advokasi litigasi dan non-litigasi, hingga mobilisasi massa secara masif, sampai praktik pembalakan liar benar-benar dihentikan.

“Isu lingkungan adalah isu sentral perjuangan GAM sebagaimana diputuskan dalam Kongres Nasional ke-VII. Secara kelembagaan, kami siap melawan setiap bentuk kejahatan ekologis tanpa kompromi,” kata Fajar Wasis menutup pernyataannya.

Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat pribumi setempat. Warga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah GAM dan berharap perlawanan ini menjadi titik balik penyelamatan hutan Malino dari tangan-tangan perusak.

Pesan GAM jelas: Hutan bukan barang dagangan. Malino bukan wilayah bebas rampok. (Eka)

Postingan Sebelum

Naik Pangkat di Ujung Tahun, 77 Personel Polres Maros Digasak Pesan Tegas Kapolres

Postingan Selanjutnya

Kejati Sulsel Terima Pelimpahan Tahap Dua Kasus Rokok Ilegal

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Naik Pangkat di Ujung Tahun, 77 Personel Polres Maros Digasak Pesan Tegas Kapolres

Postingan Selanjutnya

Kejati Sulsel Terima Pelimpahan Tahap Dua Kasus Rokok Ilegal

error: Content is protected !!

Don't Miss