Maros — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros resmi menerima 37 peserta Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2 pada Senin, 24 November. Kedatangan para lulusan fresh graduate ini menandai dimulainya rangkaian pemagangan yang dirancang untuk memberi pengalaman kerja langsung di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Maros, Ali Imran, menyebut program ini bukan sekadar penempatan peserta, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang menuntut kedisiplinan dan kesiapan mental.
“Kami menyambut 37 peserta magang ini dengan penuh antusias. Semoga kehadiran mereka membawa energi baru sekaligus menjadi kesempatan mengasah kemampuan profesional di dunia kerja nyata,” ujar Imran.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pengenalan struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta etika kerja yang berlaku di pemasyarakatan. Mereka juga diperkenalkan dengan unit-unit yang akan menjadi lokasi penempatan selama masa magang.
Lapas Maros menegaskan bahwa program ini tidak hanya mendukung operasional harian, tetapi juga memberi ruang bagi peserta untuk menerapkan teori yang dipelajari di bangku kuliah. Setiap peserta ditempatkan bersama mentor masing-masing.
Dengan bergabungnya 37 peserta magang Batch 2 ini, Lapas Maros berharap kolaborasi dengan Kemnaker dan institusi pendidikan semakin menguat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Maros dan wilayah sekitarnya. (Eka)