Maros — Di tengah derasnya arus demonstrasi dan perdebatan publik beberapa pekan terakhir, Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali diingatkan soal peran penting mereka sebagai penopang stabilitas bangsa. Pesan itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, saat memimpin Apel Bersama di lingkungan Kumham Imipas, Senin (15/9).
Dalam arahannya, Otto menekankan bahwa netralitas ASN bukan sekadar aturan birokrasi, melainkan fondasi kepercayaan masyarakat. ASN diminta tetap tegak lurus menjalankan tugas tanpa terpengaruh dinamika politik, unjuk rasa, maupun derasnya informasi yang berseliweran di media sosial.
“ASN harus menjadi perekat bangsa, penyejuk masyarakat, serta teladan di ruang publik,” tegasnya, sembari mengingatkan soal integritas, profesionalitas, dan kehati-hatian dalam bermedia sosial.
Lapas Kelas IIB Maros menjadi salah satu yang turut hadir dalam apel tersebut. Kepala Lapas, Ali Imran, menegaskan pihaknya siap mendukung arahan yang disampaikan.
“Ini momentum penting untuk memperbarui komitmen kami menjaga integritas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan,” ujarnya.
Apel bersama ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga refleksi tentang bagaimana birokrasi seharusnya berdiri teguh di tengah riuhnya perdebatan publik. Dengan sikap netral, ASN diyakini mampu menjaga marwah pelayanan negara, menguatkan penghormatan terhadap hukum dan HAM, sekaligus memperkokoh kepercayaan masyarakat. (Eka)