Makassar — Upaya meningkatkan profesionalitas layanan Pemasyarakatan terus dilakukan Rutan Kelas I Makassar. Dua operator unit pelaksana teknis ini mengikuti dua agenda bimbingan teknis yang digelar Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, yakni Bimtek Kehumasan pada 8 Desember dan Bimtek Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) pada 10 Desember 2025. Keduanya menempatkan aspek literasi publik dan kearsipan digital sebagai fondasi pelayanan modern.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Sianturi, menyebut penguatan kompetensi humas menjadi kebutuhan strategis bagi UPT Pemasyarakatan. Humas, kata Rudy, adalah wajah institusi yang menentukan bagaimana kepercayaan publik dibangun.
“Informasi harus disajikan secara profesional dan akurat, sesuai standar komunikasi kelembagaan,” ujarnya.
Porsi edukasi pada sesi humas terbilang komprehensif. Para peserta mempelajari teknik penulisan berita, penyusunan rilis resmi, manajemen komunikasi krisis, hingga strategi pengelolaan media sosial. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap informasi yang keluar dari UPT bersifat terverifikasi, bernilai publik, dan mendukung transparansi kinerja lembaga.

Sementara itu, pada sesi Bimtek SRIKANDI, Muhammad Ali, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan arsip. Ia menyebut, aplikasi SRIKANDI menjadi instrumen kunci modernisasi administrasi pemerintahan.
“Pengarsipan yang tertib dan terintegrasi bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga efisiensi dan akuntabilitas,” katanya.
Materi yang diberikan mencakup tahapan penciptaan naskah dinas elektronik, alur disposisi digital, hingga mekanisme penyimpanan arsip terpadu. Dengan sistem ini, proses administrasi diharapkan lebih cepat, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri.
Rutan Kelas I Makassar menyatakan bahwa kompetensi yang diperoleh pegawainya akan segera diimplementasikan dalam penguatan bidang kehumasan dan tata kelola arsip elektronik. Transformasi kemampuan ini diyakini menjadi bekal penting bagi UPT dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih profesional, informatif, dan berbasis teknologi. (Eka)