MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tahun ini diwarnai dengan kegiatan bantuan sosial (bansos) yang digelar Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan. Sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk Rutan Makassar, terlibat langsung dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah pada Jumat itu menjadi rangkaian perayaan HUT Kemenimipas yang mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.” Tema ini menegaskan bahwa peringatan HUT bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok dan dukungan sosial lainnya. Sasaran penerima meliputi masyarakat prasejahtera di sekitar kantor wilayah, tenaga honorer, hingga sejumlah warga yang dianggap membutuhkan.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan serta jajaran pimpinan pemasyarakatan. Kepala Divisi Pemasyarakatan Rudy Sianturi menekankan bahwa kepedulian sosial harus menjadi bagian dari nilai kerja institusi.
“HUT bukan hanya perayaan, tetapi langkah bersama memperkuat semangat sosial. Semoga bantuan yang diberikan hari ini memberi manfaat dan meringankan beban masyarakat,” ujar Rudy dalam sambutannya.
Rutan Makassar, Lapas Makassar, dan Bapas Makassar menjadi tiga UPT yang berkolaborasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi tersebut, menurut pihak Kanwil, menunjukkan komitmen Kemenimipas menghadirkan pengabdian yang humanis dan memberi dampak langsung.
Kepala Rutan Makassar, Jayadikusumah menambahkan bahwa partisipasi mereka adalah bagian dari upaya memperkuat solidaritas antar-instansi.
“Satu langkah kecil yang dijalankan bersama, ketika disatukan dalam satu semangat, akan memberi dampak besar. Semoga kegiatan sosial seperti ini terus menguatkan kepedulian dan kebersamaan,” katanya.
Pelaksanaan bansos berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kanwil menilai kegiatan ini sebagai bukti konkret bahwa semangat pengabdian tidak berhenti pada tugas administratif, tetapi hadir dalam aksi nyata di tengah masyarakat.
Dengan rangkaian kegiatan sosial ini, jajaran Kemenimipas di Sulawesi Selatan diharapkan semakin terpacu memperkuat integritas, kepedulian, serta pelayanan publik yang lebih humanis. (Thamrin)