Rutan Masamba dan Lapas Palopo mendapat perhatian khusus dari Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pemasyarakatan (PAS) Sulawesi Selatan. Dalam kunjungan yang dikemas dalam inspeksi mendadak (sidak), jajaran Kanwil hadir untuk memastikan pelayanan, pengamanan, hingga pembinaan warga binaan berjalan sesuai standar.
Sidak berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2025. Turut hadir langsung Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Herman Anwar, bersama Kabid Pembimbing Kemasyarakatan, Ashari.
Di Rutan Masamba, Selasa malam 19 Agustus 2025, tim gabungan bersama Satopspatnal melakukan pemeriksaan kamar hunian, pengecekan badan warga binaan, hingga pengarahan langsung. Langkah ini mendapat sambutan positif karena menjadi bentuk kepedulian agar kondisi rutan tetap aman dan kondusif.
Keesokan harinya, giliran Lapas Palopo yang disasar. Fokus kegiatan diarahkan pada pengecekan fisik senjata api, sarana prasarana, serta pengawasan lingkungan hunian. Pemeriksaan tersebut juga sekaligus menjadi bentuk dukungan bagi jajaran lapas agar pengamanan berjalan sesuai prosedur.
Menurut Herman Anwar, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kakanwil Ditjen PAS Sulsel, Rudy Fernando Sianturi.
“Tujuannya bukan semata mencari kesalahan, melainkan memastikan sistem pengamanan berjalan baik dan mencegah barang terlarang beredar. Semua dilakukan untuk menjaga keamanan warga binaan dan petugas,” jelas Herman.
Sementara itu, Ashari memberi pesan khusus kepada warga binaan agar terus berperilaku baik.
“Jika Saudara menjaga sikap, tentu akan berdampak positif, termasuk dalam memperoleh hak-hak seperti remisi,” ucapnya.
Kakanwil Ditjen PAS Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa sidak ini adalah bentuk dukungan nyata kepada Rutan Masamba dan Lapas Palopo.
“Kami ingin memberi penguatan, baik kepada petugas maupun warga binaan. Pengawasan harus konsisten, namun yang lebih penting adalah menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan disiplin,” tutur Rudy.
Dengan langkah ini, Rutan Masamba dan Lapas Palopo diharapkan semakin siap dalam menjaga keamanan sekaligus mengoptimalkan pembinaan warga binaan. (Eka)