PANGKEP — Suasana khidmat menyelimuti apel pagi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep, Senin, 14 September 2026. Para petugas dan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan mengheningkan cipta untuk mengenang sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas.
Penghormatan tersebut digelar serentak oleh jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Prosesi dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pangkep Abd Jalil.
Seluruh peserta apel berdiri dalam suasana hening. Doa dipanjatkan bagi para ASN yang meninggal ketika menjalankan amanah sebagai abdi negara, sekaligus bagi keluarga yang ditinggalkan.

Abd Jalil mengatakan gugurnya para ASN tersebut menjadi duka bersama bagi aparatur negara yang memiliki tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat.
“Hari ini kita bersama-sama mengenang rekan-rekan kita yang telah gugur dalam melaksanakan tugas. Semoga para ASN yang telah gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan,” kata Abd Jalil.
Menurut dia, penghormatan itu bukan sekadar bagian dari apel, melainkan bentuk penghargaan terhadap pengabdian dan pengorbanan aparatur yang menjalankan tugas negara.
Rutan Pangkep berharap momentum tersebut memperkuat solidaritas di antara sesama abdi negara. Pengabdian, kata dia, juga menuntut kesiapan menghadapi risiko dalam menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat dan negara. (Eka)