MASAMBA — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba, Sulawesi Selatan, berlangsung khidmat pada Rabu, 20 Mei 2026. Upacara bendera yang digelar di lapangan utama rutan itu melibatkan seluruh unsur pegawai hingga warga binaan pemasyarakatan sebagai peserta upacara.
Kepala Rutan Masamba, Syamsul Bahri, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dan diikuti pejabat struktural, staf administrasi, petugas pengamanan, calon pegawai negeri sipil, peserta magang, serta warga binaan.
Pelibatan warga binaan dalam upacara tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang menitikberatkan pada penanaman nilai kebangsaan, disiplin, dan kesadaran bernegara. Momentum Harkitnas dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat rasa cinta tanah air di lingkungan pemasyarakatan.
Tahun ini, pemerintah mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dalam peringatan Harkitnas. Tema itu menekankan pentingnya menjaga generasi bangsa sebagai fondasi mempertahankan kedaulatan dan martabat negara.
Dalam amanat yang dibacakannya, Syamsul menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa kemandirian bangsa menjadi syarat utama bagi terwujudnya negara yang berdaulat. Kemajuan negara, menurut amanat tersebut, ditentukan oleh kemampuan rakyat menjaga persatuan dan bergerak dalam visi bersama untuk masa depan bangsa.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908. Peristiwa itu dipandang sebagai tonggak awal bangkitnya kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual dan organisasi modern.
Upacara di Rutan Masamba berlangsung tertib dan ditutup dengan doa bersama. Pihak rutan menyatakan nilai-nilai kebangsaan perlu terus ditanamkan kepada seluruh elemen, termasuk warga binaan, sebagai bagian dari proses pembinaan agar mereka memiliki kesadaran sebagai bagian dari bangsa dan negara. (Eka)