Makassar — Esok, Minggu 5 Oktober 2025, atmosfer Sulawesi Selatan diperkirakan bergerak tenang namun sarat potensi. Awan-awan rendah akan menggantung sejak pagi, menyelimuti sebagian besar wilayah provinsi ini sebelum perlahan menurunkan butir-butir hujan di dataran tinggi dan pesisir tengah. BMKG Makassar mencatat langit berawan mendominasi sejak dini hari hingga malam, namun siang dan sore menjadi fase paling dinamis.
Daerah Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Palopo, Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga sore hari. Sementara wilayah Luwu Utara diproyeksikan menerima hujan sedang, menjadikannya titik paling basah pada rentang waktu tersebut. Saat malam menjelang, awan tetap menutup langit, dengan peluang hujan ringan kembali muncul di Luwu Utara.
Rentang suhu udara bergerak cukup ekstrem, dari kesejukan 18°C di kawasan pegunungan hingga terik 35°C di wilayah rendah dan pesisir. Kelembapan melayang antara 60 hingga 100 persen, mencerminkan atmosfer lembap khas peralihan musim. Angin bertiup dari arah barat laut ke timur laut dengan kecepatan 7 hingga 25 km per jam, membawa massa udara lembab tanpa indikasi gangguan cuaca signifikan. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini untuk periode ini.
Prakiraan ini disusun oleh Prakirawan BMKG Makassar pada 4 Oktober 2025 pukul 14.00 WITA melalui laman resmi bmkg.go.id.