Makassar — Cuaca di Sulawesi Selatan pada Rabu, 24 September 2025, diprediksi akan bergerak dinamis dengan kombinasi cerah berawan dan potensi hujan di sejumlah wilayah. Data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar menunjukkan, pola hujan ringan hingga sedang diperkirakan mewarnai sebagian besar daerah, terutama pada siang hingga malam hari.
Pada pagi hari, langit relatif tenang dengan kondisi cerah berawan di seluruh wilayah. Namun menjelang siang, potensi hujan ringan akan muncul di Enrekang, Gowa, Luwu, Luwu Timur, dan Sidrap. Intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi hujan sedang di Luwu Utara, Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Memasuki malam, sebagian besar wilayah diprediksi diguyur hujan ringan. Meski begitu, kawasan pesisir selatan dan barat, termasuk Makassar, Parepare, Barru, dan Selayar, diperkirakan tetap berawan tanpa hujan. Tren serupa berlanjut hingga dini hari, dengan hujan ringan di sejumlah daerah pedalaman, sementara kota-kota besar seperti Makassar dan Parepare tetap berawan.
Secara umum, suhu udara diperkirakan berkisar antara 19 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 47–100 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 9–38 km per jam. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, menandakan kondisi relatif terkendali meski masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan mendadak.
Cuaca bervariasi ini menegaskan kembali tantangan iklim yang semakin kompleks di wilayah Sulawesi Selatan, di mana pergeseran pola hujan kerap berdampak pada sektor pertanian, infrastruktur, dan aktivitas masyarakat.