Setelah pencarian intensif selama tiga jam, tim gabungan Basarnas dan aparat setempat menemukan seorang pria paruh baya, Muh Nahir (45), dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu sore 3 September 2025. Nahir dilaporkan melompat dari jembatan di Desa Watu, Kecamatan Cenrana, sebelumnya pada hari yang sama.
“Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA, berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ia terjatuh,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa jenazah korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, mulai dari Basarnas, aparat kepolisian, hingga warga sekitar. Sultan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat.
“Terima kasih kepada semua potensi SAR yang mendukung operasi hari ini,” ujarnya.
Menurut informasi dari pihak keluarga, Nahir selama ini mengalami tekanan psikologis akibat penyakit yang dideritanya dan tak kunjung membaik. Kondisi tersebut diduga mendorongnya untuk mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan.
Kasus ini menambah catatan peristiwa tragis di wilayah pedesaan Bone, yang kerap terkendala akses layanan kesehatan fisik maupun mental. Para pegiat kesehatan masyarakat menilai kasus semacam ini menunjukkan urgensi peningkatan layanan kesehatan jiwa, terutama di daerah terpencil. (Eka)