Pengprov Orado Sulsel Dilantik, Konsolidasi Organisasi hingga Target Nasional Menguat

April 17, 2026
1 min read
Pengprov Orado Sulsel Dilantik, Konsolidasi Organisasi hingga Target Nasional Menguat.

MAKASSAR — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Indonesia (PB Orado) resmi melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Sulawesi Selatan di Gedung Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis, 16 April 2026.

Pelantikan dipimpin Ketua Bidang Teknik dan Perwasitan PB Orado, Isra Prasetya Idris, mewakili Ketua Umum PB Orado, Yooky Tjharial. Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Makassar, serta Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, bersama jajaran pengurus Orado dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Usai pelantikan, Pengprov Orado Sulsel mengukuhkan 24 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Agenda dilanjutkan dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) dan pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang berlangsung pada 16–17 April 2026.

Momentum ini menjadi ajang konsolidasi organisasi domino di Sulsel, terutama dalam memperkuat koordinasi antara pengurus provinsi dan daerah serta menyatukan langkah pembinaan atlet menjelang kejuaraan nasional pada 24–26 April 2026.

Ketua Pengprov Orado Sulsel Firman Zulkadri mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah.

“Yang utama adalah memastikan organisasi solid dari provinsi sampai kabupaten/kota dan siap menghadapi agenda nasional,” ujarnya.

Firman menjelaskan seluruh pengcab yang telah dikukuhkan sebelumnya lebih dulu menggelar kejuaraan tingkat kecamatan sebagai bagian dari penjaringan atlet. Dari hasil tersebut, tiap daerah mengirimkan dua tim—senior dan junior—yang masing-masing terdiri dari dua pemain dan satu cadangan.

Menurut dia, Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam perkembangan Orado nasional, baik dari sisi jumlah keanggotaan maupun sebaran organisasi.

“Ini menjadi modal untuk mendorong prestasi. Bukan hanya unggul secara jumlah, tetapi juga capaian di tingkat nasional,” kata Firman.

Ia juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam olahraga domino yang dinilai mampu mengasah strategi berpikir dan kedisiplinan.

“Domino adalah olahraga strategi, bukan sekadar permainan,” ujarnya.

Sekretaris Orado Sulsel Munandar Barata menilai pelantikan yang mencakup seluruh kabupaten/kota menunjukkan perkembangan signifikan organisasi di daerah. Ia berharap konsistensi pembinaan dapat melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengcab Orado Kota Parepare Marchellino menyatakan daerahnya telah menyiapkan atlet melalui kejuaraan cabang. Parepare mengirimkan tim junior dan senior untuk berlaga di tingkat provinsi.

“Target kami tidak sekadar berpartisipasi, tetapi berprestasi dan mampu bersaing hingga tingkat nasional,” kata dia.

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Lapas Maros Ikrar Bebas Narkoba dan Ponsel Ilegal

Postingan Selanjutnya

Wujudkan Pemasyarakatan Bersih, Rutan Masamba Deklarasikan Bebas Narkoba dan HP

error: Content is protected !!

Don't Miss