MAKASSAR— Langit Sulawesi Selatan diprediksi bergerak cepat menuju cuaca yang tidak bersahabat hari ini, Jumat (14/11/2025). Dalam laporan terbarunya, BMKG Makassar memperingatkan meningkatnya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat mengguyur sejumlah wilayah sejak pagi hingga dini hari, disertai risiko banjir dan tanah longsor di titik-titik rawan.
Pada pagi hari, hujan ringan berpotensi turun hampir di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Namun Maros menjadi pengecualian dengan potensi hujan sedang hingga lebat, sementara wilayah Luwu Raya hingga dataran tinggi Toraja dan Enrekang diprediksi tetap berawan.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Hujan ringan masih mendominasi, tetapi wilayah Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Luwu Utara, dan Luwu perlu bersiap menghadapi curah hujan lebih tinggi. Wajo menjadi sedikit wilayah yang diperkirakan hanya mengalami awan tebal.
Pada malam hari, Sulawesi Selatan belum benar-benar beristirahat. Meski sebagian besar wilayah hanya berawan, BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang dapat terjadi di Barru, Pangkep, Gowa, Maros, Makassar, Takalar, Jeneponto, Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Selayar.
Cuaca serupa berlanjut hingga dini hari, dengan potensi hujan di Barru, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, Soppeng, Luwu, dan Takalar.
BMKG mencatat suhu udara berada di kisaran 20–33°C, dengan kelembapan sangat tinggi mencapai 75–100 persen. Arah angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10–45 km/jam, menandai masuknya pola angin basah yang biasa memicu hujan intens.
Dalam peringatan dini, BMKG mengimbau warga di Bantaeng, Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Soppeng, dan Takalar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, lereng bukit, dan kawasan dengan drainase buruk.