Skrining TBC di Rutan Masamba Perkuat Deteksi Dini bagi Warga Binaan Lansia

Juli 29, 2026
1 min read
Skrining TBC di Rutan Masamba Perkuat Deteksi Dini bagi Warga Binaan Lansia.

MASAMBA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba memperkuat upaya pencegahan penyakit menular dengan menggelar skrining tuberkulosis (TBC) dan pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi warga binaan lanjut usia (lansia), Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Cendana Putih sebagai bagian dari deteksi dini penyakit di lingkungan pemasyarakatan.

Pemeriksaan yang berlangsung di Klinik Pratama Rutan Masamba itu menyasar kelompok lansia yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai penyakit, termasuk tuberkulosis. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan.

Kegiatan dilaksanakan oleh dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Cendana Putih dengan pendampingan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Masamba, Arman, serta petugas medis Rutan Masamba, Hema Sartika Ridwan. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan berjalan sesuai standar dan berkesinambungan.

Sebanyak 18 warga binaan lansia mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan. Proses diawali dengan skrining kesehatan melalui pemeriksaan fisik guna mengidentifikasi gejala yang mengarah pada tuberkulosis. Peserta yang memenuhi kriteria kemudian menjalani pengambilan sampel dahak untuk diperiksa menggunakan metode Tes Cepat Molekuler.

Metode TCM merupakan salah satu teknologi diagnostik yang mampu mendeteksi bakteri penyebab tuberkulosis secara lebih cepat dibandingkan pemeriksaan konvensional. Pemeriksaan ini juga membantu tenaga kesehatan menentukan langkah penanganan sejak dini apabila ditemukan indikasi penyakit.

Sampel dahak yang telah dikumpulkan selanjutnya dibawa ke laboratorium oleh tim Puskesmas Cendana Putih untuk dianalisis. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi petugas medis Rutan Masamba dalam menentukan tindak lanjut, termasuk penanganan dan pemantauan kesehatan warga binaan apabila diperlukan.

Selama pemeriksaan berlangsung, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan secara tertib dan kooperatif. Pendampingan dari petugas pemasyarakatan dan tenaga kesehatan turut mendukung terciptanya suasana pelayanan yang aman dan nyaman.

Melalui kolaborasi ini, Rutan Masamba menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan penyakit. Deteksi dini tuberkulosis dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan di lingkungan pemasyarakatan sekaligus memastikan hak warga binaan atas pelayanan kesehatan tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.

Upaya tersebut juga mencerminkan pentingnya sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membangun lingkungan rutan yang sehat, sehingga pembinaan warga binaan dapat berlangsung secara optimal tanpa mengabaikan aspek perlindungan kesehatan. (Eka)

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Lapas Narkotika Sungguminasa Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis bagi Warga Binaan

Postingan Selanjutnya

Penyuluhan Love Scamming di Rutan Makassar Tingkatkan Literasi Hukum Warga Binaan

error: Content is protected !!

Don't Miss