WAJO — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lancinde, Desa Lancinde, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Korban diketahui bernama Andi Mahmuri, 53 tahun, yang tenggelam saat mengambil pasir di lokasi tambang, Kamis, 18 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WITA.
Memasuki hari kedua operasi, Jumat, 19 Desember 2025, tim SAR gabungan mengintensifkan pencarian dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Upaya ini dilakukan untuk memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Tim Rescue Pos SAR Bone tiba di lokasi kejadian pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.45 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan air dan pemantauan titik-titik rawan yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.
“Sejak menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Bone ke lokasi kejadian. Pada hari kedua ini, pencarian kami intensifkan dengan pembagian SRU dan perluasan area pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Makassar, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas berisiko di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus dan cuaca tidak bersahabat.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain rescuer Pos SAR Bone, BPBD Kabupaten Wajo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian operasi dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan personel, mengingat arus sungai yang cukup kuat dan kondisi cuaca yang cenderung berawan.
Basarnas Makassar menyatakan operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan atau sesuai dengan ketentuan operasi pencarian dan pertolongan yang berlaku.