Makassar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar memprakirakan cuaca Sulawesi Selatan pada Jumat, 12 Desember 2025, akan didominasi hujan dengan intensitas bervariasi. Sejumlah wilayah disebut berisiko terdampak banjir dan tanah longsor seiring meningkatnya curah hujan.
Pada pagi hari, cuaca diperkirakan berawan, namun potensi hujan ringan muncul di Luwu, Luwu Timur, Makassar, dan Pangkep. Memasuki siang hingga sore, hujan mulai meluas di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan. BMKG mencatat intensitas hujan berkisar ringan hingga sedang, sementara Luwu Timur dan Luwu Utara berpotensi diguyur hujan lebat.
Pada malam hari, sebagian besar wilayah kembali mengalami hujan ringan hingga sedang, kecuali Soppeng yang diprediksi tetap berawan. Situasi relatif serupa berlanjut pada dini hari, dengan hujan ringan di banyak daerah, sementara sejumlah kabupaten seperti Bantaeng, Bone, Bulukumba, Enrekang, Jeneponto, Palopo, Sinjai, Soppeng, Tana Toraja, dan Wajo hanya diliputi awan tanpa hujan.
BMKG juga merilis parameter cuaca pendukung: suhu udara 19–32°C, kelembapan 78–100 persen, serta angin bertiup dari barat daya menuju utara dengan kecepatan 8–33 km/jam.
Dalam peringatan dininya, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, dan Tana Toraja yang memiliki risiko lebih tinggi.
Prakiraan ini disusun Prakirawan BMKG Makassar pada 11 Desember 2025 pukul 14.00 WITA. Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.