Lapas Narkotika Sungguminasa Latih Warga Binaan Membuat Karangan Bunga

November 4, 2026
1 min read
Lapas Narkotika Sungguminasa Latih Warga Binaan Membuat Karangan Bunga.

GOWA – Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui pelatihan pembuatan papan ucapan dan karangan bunga. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk membuka peluang usaha setelah bebas menjalani masa pidana.

Pelatihan yang digagas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Sungguminasa itu mulai memperkenalkan proses produksi karangan bunga, dari pembuatan papan ucapan, perakitan penyangga atau stand, hingga teknik menata dan merangkai bunga.

Warga binaan tidak hanya diperkenalkan pada teknik merangkai, tetapi juga dilibatkan dalam praktik langsung. Mereka mempelajari setiap tahapan pembuatan agar mampu menghasilkan produk yang menarik dan memiliki nilai jual.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jenis keterampilan dalam program pembinaan kemandirian.

Menurut dia, pembinaan di dalam lapas perlu terus dikembangkan dengan kegiatan produktif yang memiliki peluang ekonomi. Pembuatan karangan bunga menjadi salah satu keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan menjadi usaha.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi baru ini. Kita ingin pembinaan di lapas tidak hanya berjalan secara rutin, tetapi juga terus berkembang dengan menghadirkan keterampilan-keterampilan baru yang memiliki peluang ekonomi,” kata Ilham dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 November 2026.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan pengenalan, tetapi berlanjut hingga warga binaan mampu memproduksi karangan bunga secara mandiri.

“Harapan saya, warga binaan bisa mengikuti pelatihan ini dengan serius, mulai dari memahami proses pembuatan hingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Ke depan, keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke masyarakat, bahkan membuka peluang usaha sendiri,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, Lapas Narkotika Sungguminasa berupaya memperluas pembinaan berbasis keterampilan kerja. Kemampuan yang diperoleh warga binaan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membangun kemandirian ekonomi setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. (Eka)

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Rutan Makassar Bina Jiwa Kepemimpinan Warga Binaan Lewat Pramuka

Postingan Selanjutnya

Rutan Makassar Buka Ruang Dialog, Warga Binaan Sampaikan Aspirasi Pelayanan

error: Content is protected !!

Don't Miss