MASAMBA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba memanfaatkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) untuk mendukung ketahanan pangan. Kali ini, Kepala Rutan Masamba Syamsul Bahri memimpin langsung panen terong dan lombok yang dibudidayakan bersama peserta magang dan pegawai, Senin, 2 November 2026.
Panen yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA itu dilakukan di area perkebunan SAE Rutan Masamba. Syamsul didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan Hendra Setiawan serta Tim Humas Rutan Masamba.
Kegiatan diawali dengan memanen terong, kemudian dilanjutkan dengan memetik lombok di area perkebunan yang berdekatan. Kedua komoditas tersebut merupakan hasil budidaya peserta magang bersama pegawai Rutan Masamba.
Syamsul mengatakan, pemanfaatan lahan produktif merupakan bagian dari komitmen Rutan Masamba dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Menurut dia, pengelolaan lahan SAE tidak sekadar menjalankan program kementerian, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan produk pangan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung di lingkungan rutan.
“Program ketahanan pangan ini akan terus kami kembangkan secara berkelanjutan. Kami ingin lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan hasil nyata,” ujarnya.

Hasil panen terong dan lombok tersebut selanjutnya didistribusikan ke dalam rutan untuk diolah menjadi bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Pemanfaatan hasil pertanian untuk kebutuhan dapur rutan menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi lahan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan warga binaan.
Rutan Masamba berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga lahan SAE tidak hanya menjadi sarana produktivitas, tetapi juga mendorong kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan. (Eka)