MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan pemasyarakatan Sulawesi Selatan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Rutan Kelas I Makassar memilih berpartisipasi dalam aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Aula Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan itu diikuti petugas Rutan Makassar bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung tertib dengan partisipasi sukarela dari para petugas. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI, kegiatan itu juga bertujuan menumbuhkan budaya kepedulian sosial di kalangan aparatur pemasyarakatan.
Kepala Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Makassar, Rustanto, mengatakan donor darah merupakan bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap tetes darah yang kita donorkan adalah wujud kepedulian dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga lewat tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama,” kata Rustanto.
Menurut dia, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas melalui aksi sosial. Donor darah, kata Rustanto, merupakan salah satu cara sederhana yang dapat membantu menyelamatkan nyawa sekaligus memperkuat rasa kemanusiaan.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas I Makassar dalam mendukung program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui aksi donor darah, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama. (Eka)