Kunjungi Rutan Makassar, Staf Ahli Menteri Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Pembinaan Berkualitas

Agustus 4, 2026
1 min read
Kunjungi Rutan Makassar, Staf Ahli Menteri Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Pembinaan Berkualitas.

MAKASSAR – Rutan Kelas I Makassar menerima kunjungan kerja Staf Ahli dan Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pemasyarakatan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik, pembinaan warga binaan, dan sistem pengamanan di lingkungan rutan.

Rombongan meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari area layanan kunjungan, dapur, hingga blok hunian warga binaan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar operasional prosedur, makanan yang disajikan memenuhi aspek kebersihan dan kelayakan, serta kondisi keamanan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Anggiat Napitupulu, mengatakan kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen kementerian memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) melaksanakan tugas sesuai arah kebijakan pemerintah.

“Kami berharap Rutan Makassar terus mempertahankan kinerja yang baik, memperkuat inovasi layanan, serta meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang berkelanjutan,” ujar Anggiat.

Menurut dia, pelayanan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak-hak dasar warga binaan dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pandangan serupa disampaikan Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Eding Sungkana. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan harus diukur melalui keseimbangan antara keamanan, pelayanan, dan pembinaan.

“Kami mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Rutan Makassar. Ke depan, seluruh jajaran diharapkan terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi organisasi dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yan Sultra Indrajaya, menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, kantor wilayah, dan seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Menurut Yan, koordinasi dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan mendorong peningkatan mutu layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, mengatakan arahan dari Staf Ahli dan Tenaga Ahli Menteri menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemasyarakatan di Sulawesi Selatan untuk terus melakukan perbaikan.

“Masukan yang diberikan menjadi bekal bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, maupun pengamanan di seluruh UPT Pemasyarakatan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai penguatan dari pimpinan kementerian menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.

“Penguatan dan sinergi menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berdampak,” kata Jayadikusumah.

Edukasi Publik

Kunjungan kerja seperti ini menjadi bagian dari mekanisme evaluasi dalam sistem pemasyarakatan. Melalui peninjauan langsung terhadap layanan kunjungan, penyediaan makanan, pembinaan, dan keamanan, pemerintah dapat memastikan standar pelayanan publik diterapkan secara konsisten.

Langkah tersebut juga diharapkan mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga pada pembinaan, penghormatan hak warga binaan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. (Eka)

Postingan Sebelum

Rutan Pangkep Libatkan Warga Binaan Kelola Lahan Pertanian, Bekali Keterampilan dan Dukung Ketahanan Pangan

Postingan Selanjutnya

Kejari Makassar Periksa Dua Saksi Internal KONI dalam Penyelidikan Dana Hibah Rp15 Miliar

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Rutan Pangkep Libatkan Warga Binaan Kelola Lahan Pertanian, Bekali Keterampilan dan Dukung Ketahanan Pangan

Postingan Selanjutnya

Kejari Makassar Periksa Dua Saksi Internal KONI dalam Penyelidikan Dana Hibah Rp15 Miliar

error: Content is protected !!

Don't Miss