Rutan Makassar Perkuat Solidaritas Lewat Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis

November 14, 2025
1 min read

Makassar — Di halaman Lapas Makassar, Kamis 13 November 2025, riuh langkah para petugas pemasyarakatan berpadu dengan antrean warga yang datang memeriksakan kesehatan. Di tengah suasana yang lebih menyerupai kegiatan kemanusiaan ketimbang perayaan institusional, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Makassar menggelar donor darah dan pengobatan gratis untuk menandai Hari Ulang Tahun Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1.

Dalam kegiatan yang dirancang untuk menonjolkan nilai solidaritas dan pelayanan publik ini, jajaran Lapas Makassar, Rutan Makassar, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Lapas Perempuan Sungguminasa, serta Lapas Narkotika Sungguminasa hadir sebagai satu kesatuan. Masing-masing UPT datang tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai relawan yang memastikan rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan.

Rutan Kelas I Makassar menjadi salah satu kontributor paling aktif. Sejumlah pegawainya mendonorkan darah, sementara petugas medis internal ikut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat maupun sesama petugas. Di antara meja-meja pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, dan pengecekan gula darah, suasana kolaborasi tampak begitu terasa: petugas berbagai UPT bekerja dalam satu barisan, melayani warga tanpa memandang dari instansi mana mereka berasal.

Bagi para pembesuk yang biasanya datang dengan agenda terbatas, kesempatan ini menjadi jeda tak terduga di mana ruang untuk memeriksa kondisi tubuh tanpa harus memikirkan biaya. Sementara bagi petugas, layanan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stamina di tengah beban kerja yang kerap menuntut kesiapan fisik dan mental.

Antusiasme terlihat sejak pagi. Deretan kursi terisi cepat, sementara unit transfusi darah yang bekerja sama dalam kegiatan ini mencatat tingginya partisipasi pendonor.

Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menilai rangkaian kegiatan tersebut sebagai bukti bahwa institusi pemasyarakatan dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Momentum HUT Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 menjadi ruang bagi kita semua untuk bersinergi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi hari ini membuktikan bahwa pelayanan dan kepedulian dapat terus kita kuatkan bersama,” ujarnya.

Kegiatan kemanusiaan itu tidak hanya menandai ulang tahun sebuah institusi baru, tetapi juga menegaskan arah yang ingin dibangun berupa pelayanan publik yang humanis, kolaboratif, dan berdampak nyata. Di balik perayaan sederhana ini, pesan yang berusaha disampaikan terasa jelas bahwa nilai kepedulian dapat dimulai dari tindakan kecil, dan solidaritas antar-UPT dapat menjadi fondasi menguatkan layanan pemasyarakatan di masa mendatang. (Eka)

Postingan Sebelum

UKI Paulus Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Sulsel Apresiasi Kepedulian Kampus

Postingan Selanjutnya

Kasus Kredit Fiktif Rp120 M, Polda Sulsel Telusuri Penerima Dana Lain dan Peran Pejabat Bank Mandiri

Latest from Blog

Postingan Sebelum

UKI Paulus Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Sulsel Apresiasi Kepedulian Kampus

Postingan Selanjutnya

Kasus Kredit Fiktif Rp120 M, Polda Sulsel Telusuri Penerima Dana Lain dan Peran Pejabat Bank Mandiri

error: Content is protected !!

Don't Miss