Kabar KPLP Lapas Takalar Diduga Terima Suap atas Mutasi 3 WBP Tidak Benar

Januari 28, 2025
1 min read

Kalapas Kelas IIB Takalar, Mansur memberikan klarifikasi tegas atas kabar negatif yang menerpa Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Takalar, Heince.

Di mana Heince sebelumnya dikabarkan diduga menerima suap atas kegiatan mutasi atau pemindahan 3 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Takalar ke Lapas Watampone.

Mansur menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Pemindahan WBP Lapas IIB Takalar ke Lapas Kelas IIA Watampone, kata dia, berlangsung aman dan tertib dan pemindahan tersebut sudah sesuai dengan SOP.

“Demikian juga halnya dengan isu adanya peredaran gelap narkoba dalam Lapas Takalar yang dibekap oleh Heince (KaPLP), itu juga tidaklah benar,” tegas Mansur dalam rilisnya yang dikirimkan ke redaksi soraloka.id/, Selasa (28/1/2025).

Dia menyebutkan, pemindahan WBP dari Lapas Takalar menuju Lapas Kelas IIA Watampone merupakan tindak lanjut Surat dari Plt Kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Selatan No.W23.PK.05.05-326 perihal Persetujuan Pemindahan Narapidana bernama Asis Dg Sikki Bin Sama Dg Limpo.

Kemudian, lanjut Mansur, pada hari Selasa, 21 januari 2025 dimulai Pukul 07.30, dilakukan pemindahan 3 orang WBP dari Lapas Kelas IIB Takalar menuju Lapas Kelas IIA Watampone.

“Pemindahan ini dilaksanakan sebagai langkah progresif dan deteksi dini dalam rangka mencegah gangguan kemanan dan ketertiban di dalam lapas,” ucap Mansur.

Adapun dalam proses pemindahan narapidana, kata dia, dikawal oleh Ka.KPLP Heince bersama 2 orang Staf Kamtib masing-masing M.Azru Marsuki, Muhammad Yahya dan 1 Staf Registrasi, Muh. Arief Hidayat.

“Mereka melaksanakan pemindahan WBP dalam pengawalan ketat sesuai SOP,” kata Mansur.

Ia mengatakan, tiga WBP Lapas Takalar yang dipindahkan ke Lapas Watampone tersebut diketahui masing-masing Asis Dg Sikki Bin Sama, Andi Aco Alias Jerri dan Sulfitra Eko Hasbi.

“Alhamdulillah tepat pukul 12.30 dilaksanakan serah terima 3 orang narapidana dari berkas narapidana dari petugas Lapas Kelas IIB Takalar ke petugas Lapas Kelas IIA Watampone dalam keadaan aman dan kondisi WBP sehat,” jelas Mansur.

Lebih lanjut ia mengungkapkan dari awal dirinya selaku Kepala lapas Takalar telah menerima kunjungan perwakilan keluarga pada ruang kerja Kalapas 23 Januari 2025 dan menjelaskan bahwa pemindahan ke 3 WBP tersebut sudah sesuai SOP (Syarat Operasional Prosedur) serta alasan pemindahannya untuk kepentingan pembinaan dan keamanan.

“Setelah dijelaskan, pihak keluarga menerima pemindahan tersebut,” tutur Mansur.

Di hari yang sama tepatnya Kamis 23 Januari 2025, KPLP Lapas Takalar, Heince juga telah menjelaskan kepada beberapa rekan media yang mempertanyakan informasi seputar pemindahan 3 WBP Lapas Takalar ke Lapas Watampone tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Heince (KaKPLP) juga telah menjelaskan atau menjawab tentang adanya kabar dugaan peredaran gelap narkoba pada Lapas Takalar dan dugaan bekapan KaKPLP pada bandar narkoba inisial SN. Heince mengatakan informasi tersebut tidaklah benar dan merupakan berita Hoax.

“Selaku Kepala Lapas Takalar, saya juga telah melaporkan pelaksanaan pemindahan narapidana kepada Kakanwil Ditjen PAS Sulawesi Selatan. Lapas Takalar senantiasa melakukan deteksi dini upaya pencegahan gangguan kamtib,” Mansur menandaskan. (*)

Postingan Sebelum

Meski Hari Libur, Lapas Parepare Tetap Gelar Pembelajaran Iqro Tajwid dan Tahsin ke WBP Bekerjasama Kantor Kemenag Parepare

Postingan Selanjutnya

Pantau Langsung Kesehatan Warga Binaan, Petugas Medis Rutan Masamba Laksanakan Lakesjam

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Meski Hari Libur, Lapas Parepare Tetap Gelar Pembelajaran Iqro Tajwid dan Tahsin ke WBP Bekerjasama Kantor Kemenag Parepare

Postingan Selanjutnya

Pantau Langsung Kesehatan Warga Binaan, Petugas Medis Rutan Masamba Laksanakan Lakesjam

error: Content is protected !!

Don't Miss