MASAMBA– Kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba, semangat HUT ke-81 Republik Indonesia diwujudkan melalui kerja bakti membersihkan lingkungan dan berbagi kebutuhan pokok kepada warga binaan yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung Jumat, 7 Agustus 2026, itu dipimpin Kepala Rutan Masamba Syamsul Bahri bersama jajaran pejabat struktural, pegawai, dan regu pengamanan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Aksi Bersih Kemerdekaan pada pukul 08.00 Wita. Para pegawai bergotong royong membersihkan halaman kantor, saluran drainase, area samping rutan, hingga lingkungan kompleks rumah dinas.
Sampah dibersihkan, tanaman liar dipangkas, dan sejumlah area ditata kembali. Kegiatan tersebut tidak sekadar bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong di lingkungan pemasyarakatan.
Setelah kerja bakti, kegiatan berlanjut dengan bakti sosial di Aula Terbuka Rutan Masamba sekitar pukul 09.30 Wita. Sebanyak 10 warga binaan yang tergolong kurang mampu menerima paket kebutuhan harian.
Paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain kopi, gula, susu, biskuit, mi instan, dan teh.

Bantuan itu menjadi bentuk perhatian kepada warga binaan sekaligus bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang lebih humanis. Dalam proses pemasyarakatan, perhatian terhadap kebutuhan dasar dan kondisi sosial warga binaan menjadi salah satu bagian penting untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik.
Syamsul mengatakan kemerdekaan semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberi manfaat bagi lingkungan dan sesama.
“Kemerdekaan bukan hanya diperingati melalui seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan budaya gotong royong, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus menghadirkan pembinaan yang lebih humanis bagi warga binaan,” kata Syamsul.

Sejumlah warga binaan penerima bantuan menyambut pemberian tersebut dengan rasa syukur. Bagi mereka, perhatian yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral selama menjalani proses pembinaan.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program itu mendorong satuan kerja pemasyarakatan untuk menjalankan tugas yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan.
Melalui kegiatan bersih lingkungan dan bakti sosial, Rutan Masamba menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir melalui tindakan sederhana: menjaga lingkungan, membangun kebersamaan, dan memberi perhatian kepada mereka yang membutuhkan. (Eka)