Barbershop Rutan Makassar Bekali Warga Binaan Keterampilan untuk Hidup Mandiri

Juli 15, 2026
1 min read
Barbershop Rutan Makassar Bekali Warga Binaan Keterampilan untuk Hidup Mandiri.

MAKASSAR – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan barbershop. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan memangkas rambut sebagai modal bekerja atau membuka usaha secara mandiri setelah bebas. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026.

Pelatihan barbershop menjadi salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter. Selain membantu menjaga kebersihan dan kerapian penampilan warga binaan, program ini melatih kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, serta etika dalam memberikan pelayanan.

Selama mengikuti pembinaan, warga binaan mendapat pendampingan dari petugas sehingga mampu mempelajari teknik dasar memangkas rambut sekaligus memahami standar pelayanan yang profesional. Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan maupun berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas I Makassar, Syahidillah, mengatakan pembinaan kemandirian merupakan bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan menjalani kehidupan yang lebih produktif usai menyelesaikan masa pidana.

“Barbershop bukan hanya mengajarkan keterampilan memangkas rambut, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi peluang usaha yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” kata Syahidillah.

Salah seorang warga binaan mengaku memperoleh pengalaman baru melalui pelatihan tersebut. Menurut dia, kemampuan memangkas rambut yang dipelajari selama menjalani pembinaan telah meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Awalnya saya tidak bisa memangkas rambut. Sekarang saya mulai percaya diri melayani teman-teman. Semoga setelah bebas nanti, keterampilan ini bisa menjadi pekerjaan yang halal untuk menghidupi keluarga,” ujarnya.

Rutan Kelas I Makassar menyatakan akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. Melalui pelatihan keterampilan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang mandiri, produktif, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Eka)

Postingan Sebelum

Kunjungan Tim Polsus Polda Sulsel Perkuat Sinergitas Pengamanan di Rutan Pangkep

Postingan Selanjutnya

Warga Kecewa Gundukan Jalan di Lorong 55 Sungai Limboto Dibongkar, Kelurahan Sebut Ada Aduan Warga

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Kunjungan Tim Polsus Polda Sulsel Perkuat Sinergitas Pengamanan di Rutan Pangkep

Postingan Selanjutnya

Warga Kecewa Gundukan Jalan di Lorong 55 Sungai Limboto Dibongkar, Kelurahan Sebut Ada Aduan Warga

error: Content is protected !!

Don't Miss