Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa rutin mengikuti pembelajaran Tartil Al-Qur’an setiap pekan. Kegiatan yang digelar pada Senin (30/6/2025) ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis spiritual yang terus digalakkan di dalam lapas.
Pembelajaran ditujukan bagi warga binaan yang telah menyelesaikan pembelajaran dasar Al-Qur’an. Mereka dibimbing membaca Al-Qur’an secara tartil yang pelan, jelas, dan sesuai dengan kaidah tajwid serta irama yang benar. Bimbingan diberikan oleh Muhammad Arifai dari Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik).
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membina mental dan rohani warga binaan.
“Kegiatan tartil ini membantu warga binaan memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka secara lebih terstruktur dan sesuai kaidah. Ini penting sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang kami dorong secara berkelanjutan,” ujar Gunawan.
Suasana pembelajaran berlangsung tertib dan penuh semangat. Para peserta tampak serius mengikuti setiap materi, menunjukkan tekad mereka dalam memperdalam pemahaman agama. Program ini tak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tapi juga menciptakan suasana lapas yang lebih kondusif.
Lapas Narkotika Sungguminasa berkomitmen melanjutkan program keagamaan ini sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan pembentukan karakter yang siap kembali ke tengah masyarakat. (*/Eka)