MAKASSAR— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menggelar Safari Dakwah Ruqyah Syar’iyyah sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan bagi warga binaan, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan tausiah dan ruqyah syar’iyyah yang disampaikan melalui pendekatan dakwah yang menyejukkan. Warga binaan mengikuti kegiatan dengan khidmat dan antusias.
Safari Dakwah ini menjadi salah satu sarana pembinaan yang diarahkan untuk membantu warga binaan memperkuat pemahaman keagamaan, meningkatkan keimanan, serta melakukan refleksi diri selama menjalani masa pembinaan di Rutan Makassar.
Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan (BHP) Rutan Makassar Djanwar Bakkara mengatakan, pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami berharap Safari Dakwah Ruqyah Syar’iyyah ini tidak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Djanwar.
Menurut dia, pembinaan warga binaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan selama berada di dalam rutan, tetapi juga mencakup aspek mental dan spiritual.
Karena itu, kegiatan keagamaan diharapkan dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk membangun kesadaran diri dan mempersiapkan perubahan positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Rutan Makassar berkomitmen melanjutkan berbagai kegiatan pembinaan yang mencakup aspek jasmani, mental, dan spiritual. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik. (Eka)