MAKASSAR — Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar menghadirkan layanan hapus tato gratis bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan upaya mendorong perubahan perilaku selama menjalani masa pidana. Program itu ditujukan untuk memberi ruang bagi warga binaan yang ingin meninggalkan identitas masa lalu dan memulai kehidupan baru dengan lebih percaya diri.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah warga binaan. Mereka memanfaatkan layanan itu sebagai simbol perubahan diri sekaligus bentuk keseriusan menjalani proses pembinaan di dalam rutan.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, mengatakan pembinaan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek hukuman, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan setelah bebas nanti.
“Perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil. Kami ingin menghadirkan pembinaan yang humanis dan memberi semangat bagi warga binaan untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Kepala Rutan Kelas I Makassar dalam keterangannya.

Menurut dia, layanan hapus tato menjadi salah satu bentuk pendekatan pembinaan yang menitikberatkan pada pemulihan kepercayaan diri dan kesiapan warga binaan untuk kembali berbaur di tengah masyarakat. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi warga binaan dalam mengikuti berbagai kegiatan pembinaan lainnya.
Rutan Makassar menyatakan akan terus menghadirkan program pembinaan yang berdampak positif dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Upaya itu dilakukan agar warga binaan memiliki bekal mental maupun sosial saat kembali menjalani kehidupan di masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. (Eka)