Rutan Masamba Perkuat Disiplin dan Fungsi Pegawai

April 23, 2026
1 min read
Rutan Masamba Perkuat Disiplin dan Fungsi Pegawai.

MASAMBA — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba memperkuat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pegawai menyusul arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan dalam rapat virtual, Rabu, 22 April 2026.

Penguatan dilakukan melalui kegiatan internal yang digelar di Aula Rutan Masamba pada Kamis, 23 April 2026, mulai pukul 09.00 Wita. Kepala Rutan Masamba, Syamsul Bahri, memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi pejabat struktural. Seluruh pegawai, termasuk jajaran pengamanan dan calon pegawai negeri sipil (CPNS), ikut serta.

Dalam arahannya, Syamsul menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari Kepala Pengamanan Rutan hingga staf, untuk peka terhadap situasi di lingkungan kerja.

“Jangan sampai ada hal yang terlewat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti prosedur penerimaan tahanan baru. Menurut dia, proses pendataan dan pengenalan harus dilakukan secara optimal, termasuk pemanfaatan masa observasi selama 14 hari di kamar mapenaling. Masa ini, kata dia, penting untuk membantu warga binaan beradaptasi dengan lingkungan rutan serta mengenal petugas.

Selain itu, Syamsul mengingatkan pegawai agar aktif mengikuti kegiatan virtual yang digelar pimpinan pusat guna memperoleh informasi terkini terkait kebijakan pemasyarakatan.

Dalam aspek pengamanan, ia menegaskan larangan keras terhadap tindakan kekerasan oleh petugas. Ia juga meminta Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) meningkatkan pengawasan dengan melakukan kontrol rutin ke blok hunian.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) turut mengingatkan petugas jaga agar disiplin menjalankan prosedur, termasuk tidak meninggalkan pos, membunyikan lonceng sesuai ketentuan, serta melakukan penggeledahan rutin minimal dua kali sepekan.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan menekankan pentingnya koordinasi cepat dalam penanganan warga binaan yang sakit melalui pelaporan berjenjang hingga ke petugas kesehatan. Ia juga mengapresiasi kinerja humas atas capaian publikasi dan mendorong peningkatan ke depan.

Kepala Sub Seksi Pengelolaan menambahkan pentingnya kedisiplinan pegawai, baik dalam kehadiran maupun pelaksanaan tugas. Ia juga mendorong pegawai yang memenuhi syarat untuk mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari pengembangan karier.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara pegawai dan pimpinan. Forum ini dimanfaatkan untuk klarifikasi berbagai persoalan teknis di lapangan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan partisipasi aktif peserta. (Eka)

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Lapas Narkotika Sungguminasa Perkuat UMKM, WBP Dibekali Keterampilan Jual

Postingan Selanjutnya

Harita Group Pacu Ekonomi Kayong Utara Lewat Hilirisasi Bauksit

error: Content is protected !!

Don't Miss