Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem keamanan dan kesiapsiagaan petugasnya. Hal itu dibuktikan lewat penyelenggaraan Pelatihan Emergency Response Team (ERT) yang digelar selama enam hari, mulai 28 Juli hingga 2 Agustus 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan 2023 dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan 2024, sebagai bagian dari penguatan kapasitas dalam menghadapi situasi darurat, baik dari sisi teknis maupun taktis di lingkungan pemasyarakatan.
Materi yang diberikan cukup komprehensif, mulai dari penanganan kebakaran, evakuasi darurat, pertolongan pertama, hingga simulasi penanganan gangguan keamanan. Seluruh rangkaian pelatihan dipandu langsung oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Maros, Nelman, yang bertindak sebagai instruktur utama.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan lapas yang lebih aman dan responsif terhadap berbagai ancaman darurat.
“Semoga pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta untuk dapat bertindak cepat dan tepat saat kondisi darurat terjadi, serta menjadi pelopor dalam menjaga keselamatan dan keamanan di lingkungan Lapas Maros,” ujar Ali Imran saat menutup kegiatan.
Dengan selesainya pelatihan ini, Lapas Maros kini telah membentuk tim ERT internal yang lebih solid, tangguh, dan terlatih. Keberadaan tim ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respon dan koordinasi saat terjadi gangguan keamanan maupun kondisi darurat lainnya. (Eka)