Lapas Maros Bekali Warga Binaan Lansia Keterampilan Kerajinan Tangan

November 2, 2026
1 min read
Lapas Maros Bekali Warga Binaan Lansia Keterampilan Kerajinan Tangan.

MAROS — Warga binaan lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros mendapat pelatihan membuat kerajinan tangan untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas selama menjalani masa pembinaan. Pelatihan ini menjadi bagian dari Program Strategi Pelayanan Holistik Terintegrasi bagi Warga Binaan Lansia Pemasyarakatan (SAPA LANSIA PAS).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/10) itu melibatkan instruktur dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Maros (Diskopurindag). Peserta mendapat pendampingan langsung untuk membuat sejumlah produk kerajinan, seperti gelang dan tempat tisu.

Melalui pelatihan tersebut, warga binaan lansia tidak hanya belajar menghasilkan produk kerajinan, tetapi juga mengasah kreativitas, ketelitian, dan kepercayaan diri. Mereka didorong tetap aktif dan produktif meski tengah menjalani masa pidana.

Pelatihan ini merupakan bagian dari pendekatan pembinaan melalui SAPA LANSIA PAS yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar. Program tersebut juga mencakup pemberdayaan, pengembangan kapasitas, serta pemenuhan hak warga binaan lanjut usia dengan memperhatikan prinsip pelayanan yang humanis dan berorientasi pada hak asasi manusia.

Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memberikan kesempatan yang setara kepada warga binaan lansia untuk mengembangkan potensi diri.

“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan lansia tetap mendapatkan ruang untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan keterampilan. Melalui Program SAPA LANSIA PAS, kami berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya memperhatikan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Imran.

Menurut dia, keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan lansia untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

Lapas Maros berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan SAPA LANSIA PAS sebagai program pembinaan yang inklusif sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan lanjut usia untuk tetap berkarya. (Eka)

Postingan Sebelum

Kalapas Parepare Periksa HP Pegawai, Tegaskan Larangan Judi Online dan Narkoba

Postingan Selanjutnya

Karutan Masamba Panen Terong dan Lombok, Hasilnya untuk Kebutuhan Pangan Warga Binaan

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Kalapas Parepare Periksa HP Pegawai, Tegaskan Larangan Judi Online dan Narkoba

Postingan Selanjutnya

Karutan Masamba Panen Terong dan Lombok, Hasilnya untuk Kebutuhan Pangan Warga Binaan

error: Content is protected !!

Don't Miss