MAKASSAR — Barisan Militan Perumnas (Bamper) Makassar berencana memperluas jangkauan kegiatan sosial hingga Antang dan Sudiang. Organisasi kemasyarakatan ini juga menyiapkan program bedah rumah untuk membantu warga yang membutuhkan.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya Bamper memperluas kegiatan kemanusiaan yang selama ini berpusat di kawasan Perumnas. Selain program bedah rumah, organisasi ini berkomitmen melanjutkan kegiatan Jumat Berkah sebagai agenda sosial rutin.
Sekretaris Umum Bamper, Suardi, mengatakan kegiatan sosial organisasi tidak akan dibatasi hanya untuk masyarakat di kawasan Perumnas. Bamper ingin menjangkau lebih banyak warga di sejumlah wilayah Makassar.
“Kami berharap Bamper bisa diterima di kalangan masyarakat Perumnas. Bukan hanya di wilayah Perumnas, tetapi juga akan kami kembangkan ke Antang hingga Sudiang,” kata Suardi, Jumat, 30 Oktober 2026.
Menurut Suardi, program bedah rumah menjadi salah satu agenda yang tengah disiapkan. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian.
“Insya Allah, ke depan ada kegiatan-kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Kami juga berencana melaksanakan bedah rumah. Semoga masyarakat Perumnas bisa terbantu dengan kehadiran organisasi ini,” ujarnya.
Sebelum merealisasikan rencana tersebut, Bamper telah menjalankan kegiatan Jumat Berkah di kawasan Tamalate II, tepatnya di depan Warkop Atikah, Jumat lalu. Dalam kegiatan itu, sejumlah anggota turun langsung membagikan bantuan kepada masyarakat.
Dana kegiatan dihimpun melalui sumbangan sukarela anggota. Setiap anggota berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Suardi mengatakan Jumat Berkah merupakan salah satu program kerja Bamper yang dirancang berlangsung setiap pekan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi gerakan sosial berkelanjutan, bukan sekadar agenda sesaat.
“Teman-teman berinisiatif berbagi melalui Jumat Berkah dengan menyumbang sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan ini akan kami laksanakan secara berkesinambungan,” katanya.
Dia menambahkan, pembina dan ketua umum Bamper telah mengarahkan agar kegiatan sosial tersebut terus dilaksanakan. Arahan itu menjadi dorongan bagi anggota untuk menjaga konsistensi program.
Bamper Memiliki 126 Anggota
Suardi menjelaskan, Bamper merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik.
Keanggotaan organisasi ini juga tidak terbatas pada warga yang masih menetap di kawasan Perumnas. Mereka yang pernah tinggal di Perumnas, tetapi kini berdomisili di luar daerah, tetap dapat bergabung dan berkontribusi.
Saat ini, Bamper memiliki 126 anggota yang tersebar di sejumlah daerah, termasuk di luar Sulawesi Selatan. Meski terpisah jarak, para anggota tetap menjaga komunikasi dan hubungan silaturahmi.
Dalam kegiatan Jumat Berkah pada 30 Oktober 2026, sekitar 14 anggota hadir dan terlibat langsung dalam pembagian bantuan. Mereka mewakili anggota lainnya yang berhalangan hadir karena pekerjaan maupun berada di luar daerah.
Suardi berharap keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial tersebut semakin meningkat. Dengan dukungan lebih banyak anggota, Bamper ingin memperluas jangkauan bantuan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin Bamper hadir untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Harapannya, organisasi ini semakin dikenal, diterima, dan bisa berkontribusi lebih luas,” kata Suardi.