PANGKEP — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pangkep mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui budidaya ikan lele dan nila, Selasa, 31 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sekaligus mendukung akselerasi kebijakan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan dibimbing petugas rutan yang berkolaborasi dengan peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Kegiatan budidaya mencakup seluruh tahapan, mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, perawatan, pemberian pakan, hingga panen.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Rutan Pangkep, Djufri, mengatakan program tersebut dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis.
“Dengan kolaborasi bersama peserta magang, proses pembelajaran menjadi lebih maksimal. Harapannya, warga binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.
Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama antarwarga binaan selama proses budidaya berlangsung.

Rutan Pangkep menargetkan hasil budidaya ikan dapat dipanen sebagai indikator keberhasilan program pembinaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan menjalani masa pembinaan secara lebih produktif dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan. (Eka)