Tetap Produktif Saat Puasa, WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Asah Skill Demi Masa Depan

Februari 20, 2026
1 min read

GOWA – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tak menyurutkan semangat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa. Di tengah ibadah puasa, para WBP tetap antusias mengikuti program pembinaan kemandirian sebagai bekal kembali ke tengah masyarakat.

Sejak pagi, suasana ruang pelatihan tetap hidup. Para WBP dengan tekun menyimak arahan pembina, mempelajari setiap tahapan kerja secara detail, hingga mempraktikkannya secara mandiri. Puasa justru menjadi ruang latihan tambahan untuk mengasah disiplin, kesabaran, dan fokus.

Semangat itu terlihat dari keseriusan mereka dalam memahami proses, bukan sekadar menghasilkan produk. Bagi para WBP, keterampilan yang dipelajari bukan hanya aktivitas pengisi waktu, tetapi investasi masa depan.

Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menegaskan bahwa pembinaan di bulan Ramadan memiliki makna lebih dari sekadar pelatihan teknis.

“Yang kami dorong bukan hanya kemampuan membuat, tetapi memahami proses dan membangun karakter kerja yang konsisten. Dengan semangat belajar seperti ini, mereka diharapkan siap mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan mental. Ketahanan dalam menjalani puasa dinilai selaras dengan pembentukan etos kerja dan tanggung jawab pribadi.

Program pembinaan kemandirian ini diharapkan mampu melahirkan pribadi yang produktif dan adaptif. Harapannya, saat masa pidana usai, para WBP tak hanya bebas secara fisik, tetapi juga siap menata ulang kehidupan dengan keterampilan dan mental kerja yang lebih matang.

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Gandeng Wahdah Islamiyah, Lapas Maros Genjot Pembinaan Al-Qur’an Lewat Program Dirosa

Postingan Selanjutnya

Kupas KUHP-KUHAP Baru, Lapas Maros Gandeng UIN Alauddin dan LBH Patriam

error: Content is protected !!

Don't Miss