MAKASSAR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menggelar Workshop Pembinaan Inti dan Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola dan pembina olahraga di tingkat kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Agar Jaya KONI Kota Makassar, Jumat (25/9/2026), dan diikuti pengurus koordinator kecamatan se-Kota Makassar.
Workshop tersebut menjadi forum untuk meningkatkan pemahaman, kompetensi, koordinasi, dan sinergi dalam pembinaan olahraga. Penguatan SDM dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sistem pembinaan yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Ketua Bidang Mobilisasi dan Sumber Daya KONI Kota Makassar, Muhammad Takbir, SH, MH, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Workshop juga menghadirkan akademisi Dr. Fahri Zal, S.Pd., M.Pd.
Fahri mengatakan peningkatan prestasi olahraga tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pembinaan.
“Untuk memulai pencapaian prestasi, kita mulai dari pengembangan sumber manusianya,” kata Fahri.
Menurut Fahri, pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi atlet, tetapi juga membutuhkan penguatan kapasitas orang-orang yang berada di belakang proses tersebut. Mereka meliputi pengurus organisasi, pelatih, pembina, pengelola kegiatan, hingga unsur pendukung lainnya.
Ia menjelaskan, SDM yang memiliki kompetensi akan lebih mampu menyusun program pembinaan berdasarkan kebutuhan atlet dan cabang olahraga. Pengelolaan yang baik juga diperlukan agar proses pembinaan dapat dilakukan secara terukur dan tidak hanya bergantung pada kegiatan yang bersifat insidental.
“Kalau sumber daya manusianya kuat, maka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan pembinaan olahraga juga dapat dilakukan secara lebih baik,” ujarnya.
Fahri menilai koordinasi antara pengurus KONI, koordinator kecamatan, cabang olahraga, pelatih, dan pihak terkait juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
Karena itu, kegiatan workshop dinilai dapat menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai arah pembinaan olahraga sekaligus memperkuat kemampuan pengurus dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
KONI Makassar berharap penguatan SDM tersebut dapat berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan olahraga di tingkat kecamatan hingga kota. Pembinaan yang dilakukan secara terstruktur diharapkan dapat menjadi fondasi dalam melahirkan atlet berprestasi dan meningkatkan capaian olahraga Kota Makassar. (*)