MAKASSAR — Tim medis Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar kembali menjalankan Program PABURATA (Pelayanan Berkeliling untuk Warga Binaan Sehat) sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi warga binaan. Melalui program ini, petugas kesehatan mendatangi langsung blok hunian untuk melakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian obat sesuai kebutuhan medis, Rabu, 3 Juni 2026.
Program tersebut menjadi salah satu strategi Rutan Makassar dalam memantau kondisi kesehatan warga binaan secara berkala sekaligus mendeteksi dini berbagai keluhan yang berpotensi berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan yang berfokus pada peningkatan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan mencegah penyakit. Setelah itu, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di lingkungan hunian.
Warga binaan yang mengalami keluhan kesehatan mendapatkan penanganan awal berupa pemeriksaan medis dan pemberian obat sesuai hasil diagnosis tenaga kesehatan. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, warga binaan akan dirujuk ke Klinik Rutan Makassar untuk mendapatkan layanan lanjutan, baik melalui Poli Umum maupun Poli Gigi.
Dokter Klinik Rutan Makassar, dr. Rafika, mengatakan Program PABURATA tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi instrumen pemantauan kesehatan warga binaan secara langsung.
“Melalui Program PABURATA, kami tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan secara langsung di lingkungan hunian. Dengan demikian, keluhan kesehatan dapat segera ditangani dan risiko penyakit dapat diminimalkan melalui deteksi dini,” kata Rafika.

Menurut dia, pendekatan jemput bola yang diterapkan dalam program tersebut memungkinkan petugas kesehatan menjangkau warga binaan secara lebih merata serta mempercepat respons terhadap berbagai keluhan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Administrasi dan Perawatan Rutan Makassar, Jesika, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi selama menjalani masa pembinaan.
“Program PABURATA merupakan wujud komitmen Rutan Makassar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses oleh seluruh warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan serta mendukung proses pembinaan yang berjalan di dalam rutan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan program tersebut, Rutan Kelas I Makassar berupaya memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara cepat dan berkelanjutan. Selain mendukung pemenuhan hak-hak warga binaan, program ini juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk menjaga kondisi kesehatan lingkungan pemasyarakatan agar tetap kondusif bagi proses pembinaan. (Eka)