Warga Binaan Rutan Makassar Ekspresikan Diri dengan Kegiatan Cetak Percik

Mei 8, 2025
1 min read

Menjalani masa pidana yang tidak sebentar tentu saja membuat waktu seakan berjalan lama. Diperlukan berbagai aktifitas yang berbeda dari biasanya untuk membuat para warga binaan Rutan Makassar kembali semangat dalam menjalani sisa pidana.

Melihat keseharian tersebut, mahasiswa KKN Universitas Negeri Makassar Fakultas Seni dan Desain, Program Studi Senin Rupa akhirnya menginisiasikan adanya aktifitas yang berbeda dari biasanya, yakni kegiatan cetak percik. Sabtu, 3 Mei 2025.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk ekspresi diri warga binaan “raga terkurung pikiran tetap bebas tanpa terbelenggu”. Bukan hanya sebagai karya seni, tetapi juga aktifitas kreatif yang membebaskan untuk berekspresi dan berkreasi. Menggunakan metode seni rupa yang memanfaatkan percikan cat atau pewarna untuk menghasilkan gambar atau desain pada bidang datar, para warga binaan berkreasi dengan kertas gambar, cat bubuk yang telah dicairkan, dan daun yang telah dipetik sebelumnya.

Salah satu staf Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Makassar yang turut mendampingi WBP dalam kegiatan ini, Yusriani mengharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal keterampilan kemandirian di masa datang.

“Inti dari kegiatan ini adalah bagaimana teman-teman mengekspresikan diri. Berharap kelak diterapkan dimasa depan setelah kembali di tengah masyarakat, bisa menjadi ide atau inovasilah nanti,” ujarnya. (*/Eka)

Latest from Blog

Postingan Sebelum

Penghargaan Atas Produktivitas: Rutan Pangkajene Bagikan Premi Kepada Warga Binaan

Postingan Selanjutnya

JAM Pidum Apresiasi Pelaksanaan RJ di Wilayah Hukum Kejati Sulsel

error: Content is protected !!

Don't Miss