MAKASSAR — Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan menyiapkan sembilan ekor sapi kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Ribuan paket daging kurban dari penyembelihan hewan tersebut rencananya akan dibagikan kepada masyarakat di Kota Makassar dan sekitarnya.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid mengatakan hewan kurban berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN), keluarga besar Kanwil Kemenag Sulsel, serta dukungan dari Bank Syariah Indonesia.
“Insyaallah kita akan melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak sembilan ekor sapi. Kurban ini berasal dari ASN dan keluarga besar Kanwil Kemenag Sulsel, termasuk satu ekor sapi bantuan dari Bank Syariah Indonesia,” kata Ali Yafid di Makassar, Senin, 25 Mei 2026.
Menurut Ali, proses penyembelihan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026, di rumah potong hewan bersertifikasi halal. Setelah itu, daging kurban akan dikemas dan dibagikan melalui kegiatan yang dipusatkan di lapangan indoor Kanwil Kemenag Sulsel dengan melibatkan Dharma Wanita Persatuan.
Ia menyebut penerima daging kurban mencakup warga sekitar kantor, keluarga pegawai yang membutuhkan, serta masyarakat umum. Pembagian dilakukan sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial dalam momentum Iduladha.
“Daging kurban itu diperuntukkan bagi yang berhak. Kita akan bagikan kepada warga sekitar kantor, keluarga pegawai yang membutuhkan, dan masyarakat umum,” ujarnya.
Ali menambahkan, pembagian daging kurban sejalan dengan ajaran fikih mengenai anjuran berbagi kepada fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan. Menurut dia, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ia juga mengapresiasi panitia dan ASN Kanwil Kemenag Sulsel yang terlibat dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
“Mudah-mudahan ibadah kurban ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal saleh bagi seluruh peserta kurban,” kata Ali.