MEDAN — Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia menetapkan 2026 sebagai tahun akselerasi penguatan kelembagaan dan ekspansi usaha. Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di kantor koperasi di Jalan Merbabu Nomor 35 D, Medan, Kamis, 30 April 2026.
Rapat dihadiri pengurus, pengawas, dan anggota koperasi. Ketua Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia, Devis Abuimau Karmoy, mengatakan koperasi akan memfokuskan strategi pada penguatan anggota, pengembangan usaha, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“2026 menjadi momentum akselerasi untuk memperkuat koperasi sebagai entitas ekonomi anggota yang adaptif dan berorientasi pada nilai tambah,” kata Devis.
Pada sektor keanggotaan, koperasi menargetkan penambahan 100 anggota baru. Namun, menurut Devis, pertumbuhan tersebut tidak hanya mengejar jumlah, melainkan juga mendorong anggota lebih aktif dan memiliki keterikatan ekonomi yang kuat terhadap koperasi.

Di bidang usaha, koperasi mulai mengembangkan portofolio bisnis berbasis potensi anggota. Salah satunya melalui produk “Bos Teri” Medan yang ditargetkan masuk dalam program Makan Bergizi Gratis atau MBG guna memperluas akses pasar.
Koperasi juga berencana memperkuat jejaring usaha melalui skema business matching dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Skema itu diharapkan dapat memperluas rantai distribusi sekaligus memperkuat integrasi ekonomi antar koperasi.
Selain itu, koperasi menargetkan menjadi distributor produk kopi anggota, seperti kopi Gayo dan kopi Karo. Fokus pengembangan diarahkan pada kualitas produk, konsistensi pasokan, dan penguatan merek.
Di sektor hilirisasi, koperasi merancang pembangunan pabrik mini pengolahan minyak goreng di Kabupaten Langkat. Koperasi juga membuka peluang menjadi agen perbankan syariah serta menyediakan pelatihan jurnalistik bagi masyarakat dan calon anggota.
Modernisasi sektor pertanian turut menjadi perhatian melalui rencana investasi mesin pengering padi atau dryer untuk meningkatkan efisiensi produksi anggota.
Dalam forum tersebut, anggota koperasi Hendra Gunawan Tarigan mengusulkan penguatan internal organisasi, termasuk mendorong budaya menabung anggota untuk menopang pengembangan usaha media yang dikelola wartawan.
Ia juga mengusulkan agar koperasi membuka ruang pelatihan jurnalistik dan kepenulisan. Menurut dia, program tersebut dapat menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperluas jaringan komunitas pers.
Pada bidang pengembangan sumber daya manusia, koperasi merancang pelatihan jurnalistik dasar yang akan dilaksanakan secara berkala sepanjang 2026.
Secara umum, koperasi menetapkan empat prioritas utama pada tahun depan, yakni penguatan keanggotaan, ekspansi usaha berbasis potensi anggota, modernisasi usaha melalui teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
RAT ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan koperasi dan mengoptimalkan potensi usaha berbasis anggota.