GOWA — Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali menunjukkan hasil nyata. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berhasil memanen sayuran selada dan pakcoy yang ditanam serta dirawat secara mandiri di area pertanian lapas, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan panen dihadiri langsung Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa Gunawan, didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja Ahsan dan sejumlah pegawai. Kehadiran pimpinan lapas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program pembinaan keterampilan yang terus dikembangkan bagi para warga binaan.
Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan berkelanjutan, mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga masa panen. Selain melatih keterampilan kerja dan kedisiplinan, kegiatan pertanian tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi lapas dalam mendukung program ketahanan pangan.
Gunawan mengapresiasi semangat para WBP yang terlibat aktif dalam kegiatan pertanian. Ia menilai hasil panen tersebut mencerminkan perubahan positif yang lahir dari proses pembinaan yang konsisten.
“Hari ini kita melihat langsung hasil dari proses pembinaan yang dijalankan dengan sungguh-sungguh. Panen selada dan pakcoy ini menjadi bukti bahwa WBP mampu berkarya, mandiri, dan produktif jika diberikan pembinaan serta pendampingan yang tepat,” ujar
Gunawan saat memanen hasil kebun.
Ia menambahkan, program pertanian akan terus dikembangkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas hasil panen, agar manfaatnya semakin luas.
“Ke depan, kegiatan ini akan terus kita tingkatkan. Harapannya, WBP tidak hanya memiliki keterampilan selama menjalani masa pidana, tetapi juga siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang bermanfaat,” kata dia.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Sungguminasa berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan produktif. Program kemandirian ini diharapkan mampu membentuk warga binaan yang lebih siap, mandiri, serta berdaya guna saat kembali ke tengah masyarakat. (Eka)