GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memfasilitasi pendidikan moralitas bertajuk Who Am I bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan kesadaran diri.
Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka itu bertujuan membantu warga binaan mengenali diri, memahami nilai-nilai moral, serta membangun sikap bertanggung jawab sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.
Pelaksanaan program tersebut mengacu pada izin Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tertanggal 1 Oktober 2026 kepada Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia untuk menyelenggarakan Pendidikan Moralitas Who Am I di lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di Sulawesi Selatan.
Pihak penyelenggara wajib berkoordinasi dengan pengelola lapas dan mengikuti ketentuan serta prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, mengatakan pembinaan warga binaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran untuk memperbaiki diri.
“Pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran diri. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengenali potensi dirinya, memperbaiki sikap, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” kata Ilham. (Eka)