GOWA — Petugas klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mendatangi blok hunian untuk memeriksa kesehatan warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses layanan medis sekaligus mendeteksi lebih dini gangguan kesehatan di lingkungan lapas.
Pelayanan tersebut melibatkan dokter dan perawat yang melakukan pemeriksaan awal, memantau kondisi kesehatan, serta memberikan penanganan sesuai keluhan dan kebutuhan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, mengatakan kesehatan warga binaan menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan pembinaan.
“Kesehatan warga binaan harus menjadi prioritas karena kondisi fisik dan mental yang baik sangat mendukung keberhasilan proses pembinaan. Kami memastikan petugas klinik, baik dokter maupun perawat, selalu responsif terhadap kebutuhan kesehatan warga binaan,” kata Ilham, Rabu, 21 Oktober 2026.
Menurut dia, petugas harus segera hadir ketika warga binaan menyampaikan keluhan kesehatan. Pemeriksaan dan penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing warga binaan.
Ilham mengatakan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada penanganan warga binaan yang sakit, tetapi juga mencakup pemantauan dan pencegahan agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga.
Pendekatan langsung ke blok hunian diharapkan membantu petugas mengenali keluhan kesehatan lebih awal sehingga penanganan dapat diberikan sesuai kebutuhan. Kehadiran petugas juga menjadi bagian dari upaya memenuhi hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menyatakan akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Upaya tersebut ditujukan untuk mendukung lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan menunjang proses pembinaan. (Eka)