PANGKEP — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep melakukan skrining kesehatan fisik dan mental terhadap warga binaan untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan selama menjalani masa pembinaan, Kamis, 8 Oktober 2026.
Pemeriksaan yang berlangsung di Klinik Rutan itu dilakukan oleh tim dokter Rutan Pangkep dengan melibatkan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Skrining mencakup pemeriksaan tanda-tanda vital, status gizi, penyakit menular, penyakit kronis, kecacatan, serta kondisi kesehatan jiwa dan riwayat gangguan kejiwaan.
Kepala Rutan Pangkep, Rachmat Efendy, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak kesehatan warga binaan sekaligus upaya mengidentifikasi masalah kesehatan sejak dini.
“Pemenuhan hak kesehatan merupakan bagian dari pelayanan yang harus kami berikan kepada warga binaan. Melalui skrining ini, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan masalah kesehatan, dapat segera ditindaklanjuti,” kata Rachmat.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu upaya untuk memantau kondisi fisik dan mental warga binaan secara berkala. Hasil skrining diharapkan dapat menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Pangkep berupaya memastikan kebutuhan kesehatan warga binaan terpantau selama menjalani masa pembinaan. (Eka)